BI & FEB Unja Selenggarakan TOT Perbankan Syariah
 
Sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah, perbankan di tuntut untuk berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan mengakomodir dan merespon investasi yang potensial sehingga dapat menggerakkan sektor riil di wilayah setempat termasuk perbankan syariah. Momentum pertumbuhan perbankan syariah ini perlu dipertahankan dengan berbagai upaya edukasi masyarakat, salah satunya melalui pengenalan perbankan syariah sejak dini di dunia pendidikan. Melihat hal tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi berkerjasama dengan FEB Universitas Jambi menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) perbankan syariah selama 3 hari yaitu tanggal 22-24 Oktober 2013 di Rektorat Lantai III Kampus Pinang Masak Universitas Jambi Mendalo. Peserta ToT adalah dosen, guru, mahasiswa, dan praktisi bidang  syariah sementara tenaga pengajar ToT berasal dari akademisi, Bank Indonesia, dan praktisi perbankan syariah.
 

 
Rektor Universitas Jambi (Prof. Drs. H. Aulia Tasman, M.Sc, P.hD) dalam membuka acara  TOT Perbangkan Syariah secara resmi menyampaikan ucapan terima kasih pada Bank Indonesia Cabang Jambi atas kerjasama dan dukungan terhadap Universitas Jambi dalam menyelenggarakan kegiatan ilmiah di kampus ini. Rektor dalam arahannya menyampaikan bahwa ekonomi syariah, adalah alternatif untuk perkembangan ekonomi dunia. Banyak pengguna jasa perbangkan saat ini beralih kepada perbangkan syariah karena takut riba pada bunga bank konvensional.  Melihat peluang tersebut Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Jambi telah mendirikan Program Studi Ekonomi Islam, yang diharapkan nantinya akan menguasai ekonomi islam.  Lebih lanjut Rektor mengatakan diikutsertakannya Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam kegiatan TOT perbankan syariah ini, diharapkan komposisi tenaga pengajar tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perbankan syariah secara komprehensif baik secara teori maupun praktek baik pada mahasiwa maupun terhadap masyarakat umum.
Gubernur Bank Indonesia Jambi  (Marlison Hakim) dalam sambutannya menyampaikan bahwa Per September 2013, asset perbankan di Provinsi Jambi mencapai sebesar Rp. 28,538 triliun, terdiri dari asset perbankan konvensional sebesar Rp. 26,290 triliun (92%) dan asset perbankan syariah sebesar Rp. 2,248 triliun (8%). Secara umum, kinerja perbankan syariah menunjukkan trend yang selalu meningkat yang didukung oleh perluasan jaringan kantor bank syariah. Hal ini merupakan salah satu indikator adanya peningkatan minat masyarakat terhadap perbankan syariah.
 
 
Kami berharap pelaksanaan kegiatan ToT ini mampu mempersiapkan kader-kader yang memiliki pengetahuan tentang Ekonomi Syariah serta menambah khasanah keilmuan dan wawasan tentang pentingnya memajukan ekonomi syariah bagi masyarakat, pemerintah dan swasta. Selain itu juga mempercepat pembentukan mindset masyarakat bahwa perbankan syariah ditujukan untuk semua kalangan, tanpa mengenal batasan agama. Pada akhirnya, kegiatan ToT secara tidak langsung dapat mendorong penyaluran kredit perbankan syariah, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat (harapan Gunernur BI Jambi).
Ke depannya, masyarakat perbankan secara umum tetap optimis akan prospek perkembangan perbankan syariah di provinsi Jambi. Prinsip bank syariah seperti bagi hasil yang tidak terlalu terpengaruh akan dampak krisis global masih akan sangat diminati oleh masyarakat.(Humas)

 

 

Pengunjung
Today38
Yesterday103
This week400
This month1766
Total80179

Who Is Online

Guests : 56 guests online Members : No members online